Kamis, 01 Mei 2014
Sistem Operasi Android Gingerbread
Punya smartphone dengan sistem operasi Android Gingerbread? Mungkin Anda seharunya mempertimbangkan untuk upgrade ke versi yang lebih tinggi. Menurut laporan dari State of Mobile, smartphone Android Gingerbread ternyata mempunyai tingkat crash yang lebih tinggi dibandingkan platform Android lainnya.
Laporan tersebut menunjukkan kalau Gingerbread memiliki kemungkinan crash sebesar 1,7 persen. Angka tersebut pun dua kali lebih tinggi dibandingkan tingkat crash yang dijumpai pada Android KitKat. Sementara itu Jelly Bean dan ICS punya tingkat crash sebesar 0,7 persen.
Di kalangan pengguna Android, Gingerbread masih memiliki popularitas yang tinggi. Data terbaru dari Google mengungkapkan kalau Gingerbread masih digunakan oleh sebanyak 19 persen pemilik perangkat Android. Sementara Android Jelly Bean mencapai 62 peren dan ICS sebanyak 15,2 persen.
Sebagai perbandingan, platform iOS 7.1 milik Apple mempunyai tingkat crash paling rendah dibandingkan iOS lainnya, yakni sebesar 1,6 persen. Sementara yang lainnya iOS 7.0 sebanyak 2,1 persen dan iOS 6 sebesar 2,5 persen
Tanggapan :
Jika kita lihat pengguna gingerbread masih tinggi seharusnya dari pihak samsung ada perbaikan untuk sistem operasi gingerbread, sehingga jika upgrade ke versi yang lebih tinggi meminimalkan terjadinya crash tersebut.
Launching nokia x
Akhirnya, smartphone Android milik Nokia yang ditunggu banyak pecintanya resmi diperkenalkan ke pasar tanah air. Untuk mendatangkan smartphone tersebut, pihak Nokia pun melakukan kerjasama dengan Telkomsel dan dipatok seharga 1,6 juta rupiah.
Peluncuran ini pun sesuai dengan yang sebelumnya dijanjikan oleh pihak Nokia. Dalam acara peluncurannya yang dilakukan di kawasan SCBD, Senayan, Jakarta, smartphone ini hadir dengan tiga pilihan warna. Selain itu, smartphone ini juga bakal dilengkapi dengan beberapa bonus seperti akses OneDrive sebesar 10GB, aplikasi BBM serta Nokia Store.
Handphone ini hadir dengan layar berukuran 4 inci. Di bagian dalamnya, terdapat prosesor dual core Snapdragon 24 1GHz yang ditunjang RAM sebesar 512MB. Selanjutnya, terdapat kamera 5MP dan mendukung dual SIM card.
Pihak Nokia memang mengatakan kalau smartphone ini akan dipatok seharga 1,6 juta rupiah. Namun pada saat consumer launch pada 12 April mendatang, Nokia akan menyediakan harga khusus, yakni sebesar 1,2 juta rupiah.
Tanggapan
Akhirnya nokia telah memperkenalkan smartphone berbasis android yang telah dijanjikan sebelumnya, ini merupakan hal yang telah ditunggu oleh banyak pecinta nokia untuk menghadirkan ponsel pintar berbasis android. Dengan harga yang tidak terlalu tinggi, dapat dijangkau oleh kalangan manapun serta terdapat varian warna yang menarik ini merupakan salah satu daya tarik ponsel pintar nokia. Dengan harga terjangkau apakah nokia tidak kalah dengan ponsel pintar lainnya dalam memberikan pelayanan kepada konsumen?. pertanyaan ini yang akan dibuktikan oleh pengguna nokia android nantinya.
Perubahan Algoritma Pada Windows Store di microsoft
Microsoft kini memberlakukan kebijakan baru terkait kategori Top Games di Windows Store miliknya. Kategori tersebut kini tidak berisikan game yang banyak dimainkan atau diunduh para pengguna smartphone Windows Phone. Sontak hal ini pun mendapatkan banyak kritikan dari para developer.
Selanjutnya, Microsoft seperti dikutip dari WMPowerUser, pun mengatakan dalam sebuah memo kalau mereka memang melakukan perubahan. Penentuan kategori di Windows Store kini dilakukan dengan menggunakan algoritma baru, termasuk di antaranya adalah penentuan kategori Top Games.
Menurut memo tersebut Microsoft memberlakukan penilaian baru dalam menentukan rating sebuah game. Faktor penilaian rating tersebut antara lain adalah seberapa sering game tersebut dipasang pada Start Screen serta seberapa sering game tersebut crash. Dengan penilaian tersebut, maka sebuah game atau aplikasi yang paling banyak didownload pun belum tentu masuk dalam kategori Top Games.
Microsoft mengatakan, pemberlakukan sistem penilaian rating baru ini dimaksudkan untuk memberikan kepuasan bagi para pengguna smartphone Windows Phone. Sehingga para developer akan berlomba-lomba untuk menghadirkan game dengan performa yang bagus dan memberikan kepuasan yang tinggi bagi para konsumen.
Tanggapan :
Perubahan ini menurut saya akan memacu para developer game untuk berlomba-lomba membuat game menarik dan mengurangi crash pada game tersebut. Sehingga akan memberikan kepuasan tersendiri pada maniak game saat menggunakan game tersebut. Karena game yang sering didownload belum tentu dipasang di start screen.
Rabu, 30 April 2014
Jaringan Indosat Down karena Human Eror
Para pengguna layanan milik Indosat pada hari ini, Kamis (3/4/2014), harus menahan kekecewaan. Hampir seluruh pengguna layanan Indosat di seluruh Indonesia tidak bisa mengakses jaringan. Di layar handphone nampak bahwa jaringan sama sekali tidak muncul.
Di Twitter pun muncul informasi yang menjadi penyebab dari matinya jaringan milik Indosat tersebut. Perusahaan internet BGP MOnitoring mengatakan bahwa setidaknya ada 415.652 IP prefix yang disebut telah ‘dibajak’ oleh Indosat. Akibatnya, traffic keluar masuk di jaringan pun terganggu.
Akbar Marwan yang merupakan seorang dosen di Universitas Gunadarma pun mengatakan hal ini terjadi karena adanya kesalahan konfigurasi routing. Selanjutnya, Autonomous number system Indosat pun diblokir dan pada akhirnya para pengguna Indosat tidak bisa melakukan panggilan telepon ataupun akses internet.
Sebelumnya, pihak Indosat pun telah memberikan keterangan resminya. Mirza Helmi, Group Head CUstomer Experience Project Indosat mengatakan bahwa hampir semua pelanggan Indosat terkena dampak jaringan error ini. Baik konsumen umum ataupun korporasi. Dia mengatakan bahwa terdapat flooding traffic pada IP MPLS yang pada akhirnya berakibat overload pada perangkat Indosat.
Tanggapan :
Dengan adanya kejadian seperti ini diharapkan indosat lebih memperhatikan masalah ini dengan serius agar tidak terjadi kesalahan konfigurasi routing dan pembajakan ip kembali. Karena ini sangat menghambat kinerja para pengguna indosat yang ingin menelpon ataupun akses internet.
Efek Jokowinomics
Oleh Nugroho SBM
PASAR saham dan valuta asing merespons positif pencalonan Jokowi sebagai presiden dari PDIP. Setelah deklarasi itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 3,2% menjadi 4.878, level tertinggi pada tahun ini. Rupiah juga menguat menjadi Rp 11.355 per dolar AS. Jauh sebelum pengumuman itu, banyak bank asing memprediksi kondisi ekonomi Indonesia akan membaik yang dicerminkan oleh kemenguatan nilai rupiah terhadap dolar AS.
Malayan Banking BHD membuat skenario andai Jokowi menjadi presiden maka kurs rupiah/dolar AS bisa mencapai Rp 11.300 dan andai bukan Jokowi Rp 11.700. Bank OCBC memprediksi andai Jokowi presiden maka kurs rupiah/dolar AS adalah Rp 12.000, dan andai bukan Jokowi Rp 12.600.
Sementara itu, Rabbo Bank Internasional memprediksi kurs rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp. 11.750 dan jika bukan Rp 11.800. Tak ketinggalan, lembaga pemeringkat utang dan ekonomi internasional Morgan Stanley memprediksi andai Jokowi menjadi RI 1 maka kurs rupiah/ dolar AS Rp 11.800.
Hal ini mencerminkan pelaku pasar dan ekonomi merespons positif pencapresan Jokowi, termasuk keterpilihannya. Tapi sebenarnya, Indonesia tanpa pencapresan Jokowi pun merupakan pasar menarik baik bagi investasi asing langsung (pendirian pabrik) maupun investasi portofolio (pembelian surat berharga dan spekulasi dalam valuta asing).
Alasan bagi investasi asing langsung adalah jumlah penduduk yang besar dengan mereka yang berpendapatan menengah yang cukup besar, dan terus bertambah. Juga Indonesia mendapatkan bonus demografi berupa penduduk usia produktif yang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga kerja yang baik.
Hanya selama ini potensi ini tersembunyi akibat infrastruktur yang buruk, ekonomi biaya tinggi akibat merajalelanya korupsi, dan berbelitnya birokrasi. Maka ketika Jokowi dicapreskan oleh PDIP timbul efuforia yang mungkin bersifat sesaat. Kondisi itu dalam analisis pasar modal dan pasar valuta asing disebut faktor teknikal.
Faktor teknikal ini biasanya faktor nonekonomi (seringkali adalah faktor politik) dan bersifat sementara. Faktor teknikal lain adalah spekulasi. Spekulan tentu akan memanfaatkan tiap kejadian apa pun untuk memainkan kurs di pasar valuta asing, termasuk dalam pencapresan Jokowi ini.
Namun tampaknya pencapresan Jokowi, dan banyak yang meramalkan ia hampir pasti menjadi presiden, juga dilandasi pertimbangan mendasar (fundamental) yang bersifat ekonomi dan jangka panjang. Faktor fundamental itu pertama; Jokowi dikenal sebagai figur jujur dan bersih dan terus membenahi birokrasi di tempat memimpin (Surakarta dan DKI Jakarta).
Kedua; PDIP diperkirakan menguasai mayoritas kursi DPR sehingga pemerintahan lebih stabil. Keputusan atau kebijakan di bidang ekonomi lebih mudah diambil tanpa faktor transaksional. Dengan demikian dunia usaha lebih tenang menjalankan bisnis. Tidak seperti sekarang kabinet diwarnai koalisi pelangi yang sering menghambat peluncuran kebijakan ekonomi yang positif.
Ketiga; pilpres diperkirakan satu putaran sehingga masa tunggu bagi dunia usaha lebih singkat. Setelah pilpres maka dunia usaha bisa segera melanjutkan usaha. Keempat; Jokowi mendapat dukungan dari masyarakat sipil secara luas. Ini memungkinkan pemerintahannya lebih stabil karena tak diganggu protes masyarakat.
Kelima; banyak kalangan bahkan membuat proyeksi lebih jauh, yaitu andai Jokowi menjadi presiden dan pemerintahannya efektif dan bersih maka ada beberapa sektor usaha yang prospektif atau melaju cepat, yaitu infrastruktur, properti, perbankan, dan otomotif.
Syarat Berusaha
Namun, ada beberapa syarat yang dituntut oleh dunia usaha bila kelak Jokowi terpilih menjadi presiden. Pertama; kabinet, khususnya posisi kunci di bidang ekonomi, seperti menko ekuin, menkeu, menteri BUMN, dan menteri ESDM ditempati orang yang benar-benar kompeten.
Selama ini sudah beredar kabinet bayangan yang disusun oleh PDIP jika nanti Jokowi dan PDIP memimpin di eksekutif dan legislatif. Namun banyak diisi oleh kader banteng bermoncong putih yang saat ini di parlemen. Ada baiknya PDIP mempertimbangkan pola kabinet ahli (zaken kabinet) zaman Soeharto.
Terlepas dari kekurangan rezim Orba, salah satu kebaikannya adalah dalam menyusun kabinet. Soeharto jeli memilih orang-orang yang ahli di bidangnya, yaitu orang nonbirokrasi dan nonpolitis, seperti pakar dari perguruan tinggi. PDIP bisa mencontohnya. Kedua; Jokowi dan jajarannya harus punya visi khusus di bidang ekonomi. Masa depan paling dekat adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Artinya, Jokowi dan jajarannya harus memberi landasan kuat lewat berbagai kebijakan supaya dunia usaha Indonesia bisa bersaing dengan sesama negara ASEAN.
Tahun 2015 barangkali isu pengetatan likuiditas oleh Bank Sentral AS direalisasikan. Ini juga membawa berbagai persoalan ekonomi serius bagi Indonesia, antara lain kemerosotan kurs rupiah terhadap dolar AS dan kemeningkatan suku bunga akibat antisipasi BI menahan kurs rupiah/dolar AS supaya tidak terjun bebas.
Ketiga; Jokowi dan jajarannya harus memiliki diplomasi luar negeri yang baik. Banyak pihak menyebut diplomasi luar negeri kita selama ini lemah. Dengan kelemahan itu, Indonesia mudah dipermainkan oleh lembaga ekonomi internasional, seperti IMF dan WTO serta negara seperti AS (dalam kontrak pertambangan). Hal ini bisa diatasi asalkan Jokowi tepat memilih menlu dan dubes.
Tak Lagi Mendapat Update dari microsoft, pengguna xp di indonesia mencapai 8 juta orang
Microsoft sudah secara resmi menabuh gendang penutupan dukungan untuk Windows XP. Namun sejauh ini, ternyata pengguna sistem operasi yang diluncurkan pada tahun 2001 tersebut masih cukup tinggi. Berdasarkan data dari Microsoft Indonesia, per Februari 2014 terdapat sekitar 30,31 persen atau sekitar 8 juta rupiah pengguna PC di Indonesia yang masih memakai OS Windows XP.
Pihak Microsoft Indonesia pun sudah berupaya untuk melakukan kampanye agar mereka beralih ke sistem operasi yang lebih baru. Namun ternyata ajakan tersebut tidak digubris oleh para pengguna Windows XP di Indonesia. Walaupun pihak Microsoft bacjuga mengatakan bahwa kerugian pemakaian Windows XP untuk kalangan bisnis bisa mencapai angka 54 hingga 100 ribu USD.
Selain Indonesia, negara-negara Asia secara umum juga menjadi basis pengguna Windows XP. Menurut data dari Net Market Share, saat ini terdapat sekitar 27,69 persen pengguna PC di Asia yang masih menggunakan OS Windows XP. StatCounter pun mengungkapkan kalau hampir 60 persen PC di Cina memakai Windows XP. Angka pengguna Windows XP di Korea Utara pun tak kalah besar, mencapai angka 60,44 persen.
Tanggapan :
Sangat disayangkan microsoft telah menutup update untuk windows XP, karena sebagian besar PC di Asia menggunakan sistem operasi windows XP. Walaupun banyak kerugian yang didapat bagi pebisnis, jika konsumen lebih suka memakai Windows XP kenapa tidak dipertahankan pembaruan untuk sistem operasi tersebut. Walaupun sekarang microsoft sudah mengeluarkan windows 8, namun penggunaanya masih sedikit karena penggunanya menganggap cara memakai windows 8 terlihat sulit ini juga bisa menjadi alasan orang tidak memakai windows 8. Padahal cara pakainya terlihat sedikit berbeda karena tidak ada tombol start dan close X di bagian muka Windows 8.
Langganan:
Postingan (Atom)






